Sosial Kemanusiaan || KANTOR PUSAT || 13/12/2020

Wakaf 1000 Sumur Pelosok Negeri

Indonesia merupakan Negara Tropis yang mempunyai Dua Musim yaitu Musim Kemarau dan Musim penghujan. Karena terjadinya perubahan iklim global Musim Kemarau di Indonesia yang biasanya terjadi antara sekitar bulan Maret-Agustus, kini bergeser menjadi di sekitar bulan Mei sampai Bulan Oktober.

 

Keadaan ini terkadang menjadi sebuah ujian untuk saudara-saudara kita di banyak daerah di Indonesia, dari data BNPB (Badan Nasional Penangulangan Bencana) tahun 2018, Musim Kemarau mengakibatkan bencana kekeringan di 4053 desa yang dampaknya dirasakan oleh 4,87 Juta jiwa yang tersebar di desa-desa tersebut.

 

Sebagian besar kekeringan melanda wilayah Jawa dan Nusa Tenggara. Beberapa daerah yang mengalami kekeringan cukup luas adalah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, dan Lampung. Pendataan kekeringan di wilayah Bali masih dilakukan. Namun berdasarkan laporan BPBD, kekeringan tidak terlalu berdampak luas di Bali pada tahun ini.

 

Berdasarkan data yang dihimpun Posko BNPB, kekeringan melanda 11 provinsi yang terdapat di 111 kabupaten/kota, 888 kecamatan, dan 4.053 desa. Kekeringan telah menyebabkan 4,87 juta jiwa terdampak. Masyarakat mengalami kekurangan air bersih sehingga harus mencari air ke sumber-sumber air di tempat lain. Sebagian harus membeli air bersih dan menggantungkan pada bantuan droping air bersih.

 

Di Provinsi Jawa Barat kekeringan terdapat di 22 kabupaten/kota yang meliputi 165 kecamatan, 761 desa, dan berdampak pada 1,13 juta penduduk mengalami kekerangan air bersih. Di Jawa Tengah, sebanyak 854 ribu jiwa penduduk terdampak kekeringan yang terdapat di 28 kabupaten/kota, 208 kecamatan dan 1.416 desa. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebanyak 1.23 juta jiwa penduduk terdampak kekeringan yang berada di 9 kabupaten/kota, 74 kecamatan, dan 346 desa.

 

Begitu juga di Provinsi NTT, kekeringan berdampak pada sekitar 866 ribu penduduk yang tersebar di 22 kabupaten/kota, 254 kecamatan dan 896 desa. Sedangkan di Yogyakarta, kekeringan terdapat di 3 kabupaten/kota, 21 kecamatan, dan 25 desa yang menyebabkan sekitar 132 ribu penduduk terdampak.

 

Disamping karena bencana kekeringan. Masih banyaknya desa di Indonesia yang belum mempunyai sumber air bersih merupakan salah satu hal penting yang harus kita perhatikan, karena sanitasi yang baik akan meningkatkan kualitas hidup saudara-saudara kita disana sehingga mereka bisa hidup dengan sehat dan layak seperti kita yang hidup di kota-kota besar dengan berbagai kemudahan.

 

Oleh karena itulah kami yang berpegang pada peribahasa “sedia payung sebelum hujan” tergerak untuk mengadakan program pembangunan 1000 Sumur Pelosok Negeri, dengan cara menjalin kerjasama sosial dan kemanusiaan serta mengajak para dermawan untuk mendonasikan hartanya untuk berwakaf Sumur dengan harapan Pahala yang didapat oleh semua donatur akan terus mengalir selama sumur tersebut masih bermanfaat untuk masyarakat, dan pembangunan akan dilakukan secara bertahap sebelum kemarau datang.

 

Adanya bencana gempa bumi yang beruntun dan merusak di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa telah menyebabkan dampak kekeringan lebih meningkat. Jaringan pipa air bersih rusak sehingga menyebabkan pasokan air bersih berkurang. Masyarakat yang berada di pengungsian jauh dari sumber air yang sebelum terjadi gempa dipenuhi kebutuhan airnya dari PDAM, air sumur, jaringan distribusi air bersih dan lainnya.

 

Saat ini di pengungsian mengandalkan pada bantuan distribusi air dari mobil tangki air , bak penampungan air dan sumur bor yang dibangun pemerintah, dan lainnya. Wilayah NTB, sesungguhnya sudah mengalami kekeringan dan krisis air sebelum terjadi bencana gempabumi. Dengan adanya bencana gempa, maka dampak kekeringan bagi penduduk menjadi lebih meningkat.

 

Maka dari LWNT bekerjasama dengan iWakaf melaunching Program Wakaf 1000 Sumur Pelosok Negeri. Mari bantu wujudkan 1000 titik sumur pelosok negeri dengan mewakafkan sumur timba dan pompa listrik untuk daerah krisis air pelosok negeri dengan cara :

 

1) Klik DONASI SEKARANG

2) Silahkan isi form dengan nama, no wa/email dan nominal donasi

3) SIlahkan transfer sesuai notifikasi wa/email.

 

Terimakasih